Jumat, 07 Mei 2010

RUMAH NIAS DI SIHAREO SAIWAHILI

Rumah-rumah adat nias bertiang kayu dan beratap rumbia berdiri megah di sebuah desa. Banyak dari rumah-rumah tersebut yang sudah berumur puluhan tahun. Beberapa dari rumah memiliki tugu-tugu batu, lambang status sosial dari pemiliknya.

Desa sihareo siwalahi, terletak dikecamatan Gunungsitoli barat, Nias. Didesa ini masi banyak terdapat beberapa rumah adat asli yang berumur puluhan tahun. Atapnya terbuat dari daun rumbia, sedangkan kayunya dari kayu alaman atau Manawa yang diukir. Tidak mudah untuk membuat ukirn diatas kayu dan membutuhkan cukup banyak waktu yang lama. Satu batang kayu bisa mencapai 4 hari untuk mengukirnya.

Bentuk rumah adat di desa sebelah utara dan selatan pulau Nias sangat berbeda. Disebelah utara pulau Nias, banyak rumah yang berbentuk oval sedangkan yang disebelah selatan banyak yang berbentuk kotak. Untuk masuk kedalam, digunakan tangga yang berada disamping rumah pada kebanyakan rumah yang berada di utara pulau Nias. Sedangkan bagi rumah yang berada di selatan, tangga untuk masuk kedalam rumah berada didalam. Selain itu, rumah-rumah adat di daerah utara biasanya memiliki jarak agak lebar satu sama lain. Berbeda dengan ynag disebelah selatan yang rumah-rumah adatnya berkelompok dan hamper berhimpitan.

Didepan rumah-rumah adat di pulau nias terdapat tugu batu yang berdiri dan memiliki bentuk dan tinggi yang berbeda-beda. Batu itu menndakan status sosial pemilik rumah. Semakin tinggi batu yang dimiliki, semakin tinggi pula status dari pemilik rumah tersebut. Keluarga bangsawanyang memiliki batu yang lebih tinggi. Untuk membangun batu yang berdiri itu tidak sembarangan, harus mengorbankan banyak babi yang disembelih.

Yang mengejutkan dari rumah-rumah adat di pulau Nias yaitu dibangun tanpa menggunakan paku sama sekali. Jalinan kayu-kayu yang rapih dan terstruktur membuat rumah berdiri kuat , walau tanpa paku.ciri khas yang lain dari rumah-rumah adat pulau Nias ini yaitu jendela diatap rumah yang bisa dibuka dan ditutup. Biasanya jendela yang terbuka difungsukan agar cahaya sinar matahari dapat masuk kedalam rumah dan perputaran udara lebih baik.

Mengolah sinar surya menjadi listrik

Mengolah sinar surya menjadi listrik

Sebenarnya bumi menerima energy listrik sebesar 164 watt setipa meter persegi. Jika energy ini dapat dilah menjadi listrik, kita akan mendapatkan 2 keuntungan yaitu dapat lebih berhemat dan mengrangi polusi.
Kerja sama Photon Electron.
Sinar matahari mengandung banyak unsur, salah satunya adalah photon. Photon membantu menghasilkan energi listrik. Photon yang jatuh bersama unsure-unsur matahari lainnya ditampung leh alat yang disebut sel surya. Jika sinar cukup kuat, phoyon dapat diserap sel surya dengan baik.
Photon diserap kedalam lapisan sel surya hingga menabrak elektronyang berada dalam panel surya. Ketika ditabrak, electron pun lepas dari tampatnya dan bergerak menjadi arus listrik. Panel surya biasanya diletakkan pada tempat yang paling banyak terkena sinar matahari, seperti atap atau halaman rumah. Panel surya diletakkan dengan posisi menghadap matahari. Arus listrik yang terjadi dengan cara seperti ini disebut arus searah. Arus searah yang dihasilkan sel surya tidak dapat langsung digunakan untuk member energy peralatan rumah tangga. Arus searah ini harus diubah menjadi arus blak balik. Ada alay khusus untuk mengubah arus ini, disebut inverter (pembaik). Dari sini, arus listrik lalu dialirkan kejaringan listrik di rumah. Setelah itu, listrik dapat disalurkan ke alat-alat rumah tangga seperti kulkas, lampu, pompa air, dan lainnya.

Rabu, 05 Mei 2010

Bau Hujan yang Khas

Bau hujan yang turun di musim kemarau sangat khas. Bau khas itu kadang dinamai bau tanah basah. Baunya mirip bau hutan yang segar. Asal-usul bau tanah basah ada bakteri yang hidup di tanah namanya bakteri Achaktinomisetes. Bakteri adalah makhluk hidup yang sangat kecil. Bakteri tidak dapat dilihat mata telanjang. Bakteri hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Bakteri hanya hidup jika ada air. Saat tidak ada air, bakteri berubah wujud menjadi spora, spora mirip kantong tidur bagi bakteri. Bakteri tidur nyenyak di dalam kantong spora. Bakteri baru bangun atau hidup lagi jika mendapatakan air. Karena ukuran bakteri super kecil, maka tetes air hujan mirip tendangan bola saat jatuh ke tanah. Begitu tetes air menimpa tanah, spora bakteri berhamburan di udara. Sebagian spora itu mengenai hidung manusia. Oleh karena itu hidung manusia mencium bau khas hujan. Itulah bau tanah basah. Jadi, bau tanah basah sebenarnya adalah bau bakteri Achaktinomisetes.

Sinopsis Buku NightMare Academy

Nighmare Academy bercerita tentang anak kecil yang jenius bernama Cahrlie. Charlie dapat membuka pinte para monster saat tidur. Itulah pintu dunia Nether. Berbagai monster ada di dunia Nether. Ada monster Barakhas, salah satu raja monster di nether. Badan Barakhas menjulang tinggi. Kukunya sepanjang pedang dan setajam silet. Monster-monster itu suka sembunyi di kolong tempat tidur. Buku ini merupakan buku yang dapat memancing imajinasi anak-anak yang menyukai kisah tentang monster yang penuh dengan ketegangan.

Yang Baik dan Buruk untuk Gigi

- Susu
Susu sangat baik untuk kesehatan dan pertumbuhan gigi, sebab susu banyak mengandung kalsium. Kalsium sangat berperan dalam pembentukan gigi, terutama pada bagian dentin. Jika kita kekurangan kalsium, maka pertumbuhan gigi menjadi tidak maksimal, akibatnya gigi menjadi cepat rusak.

- Buah dan Sayuran
Buah dan sayur sangat baik unutk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Karena sayur dan buah mengandung serat yang membantu produksi air liur yang akan menjaga kestabilan bakteri di rongga mulut.

- Makanan yang mengandung Gula
Makanan yang mengandung gula kurang baik untuk kesehatan gigi. Sisa gula yang menempel pada gigi akan menjadi bakteri, yang akan menghasilkan asam dan membuat gigi berlubang. Untuk mencegahnya dengan sikat gigi terutama setelah mengkonsumsi makanan manis.

- Makanan yang terlalu keras
Mengunyah makanan yang terlalu keras tidak baik untuk gigi kita. Jika dipaksakan, maka gigi akan cepat rapuh. Oleh karena itu, pilih makanan yang lebih lunak dan lebih mudah digigit sehingga tidak merusak gigi.

Rahasia Manusia Jadi Tua

Ilmuwan sangat ingin tahu apa yang menyebabkan manusia jadi tua dan mati. Berbagai penelitian dilakukan oleh ilmuwan biologi sel. Biologi sel adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup, khususnya tentang sel, kromosom dan gen. Sel adalah bagian terkecil dari tubuh. Sel hanya bias dilihat dengan mikroskop. Ternyata, sel memiliki bagian kecil bernama kromosom. Kromosom juga mempunyai bagian kecil lagi bernama gen. Ilmuwan menduga kromosom dan gen bertanggung jawab pada panjang pendeknya hidup manusia. Terutama deretan gen diujung kromosom. Deretan gen diujung kromosom disebut telomerase. Saat manusia masih muda, ukuran telomerasenya panjang. Saat manusia berusia 20 tahun, ternyata telomerase mulai jadi pendek. Semakin tua telomerase semakin pendek. Telomerase bertugas menyuruh sel membuat sel baru. Sel baru ini digunakan untuk mengganti sel rusak. Jika telomerase memendek maka perintah membuat sel baru menjadi berkurang.
Setiap hari telomerase terus memendek. Akibatnya, manusia menjadi keriput dan pikun saat usia tua. Jika telomerase habis, sel baru tidak dapat dibuat lagi. Maka, manusia jadi mati.

Februari, Bulan yang Unik

- Bulan tidak Penting
Kalender matahari yang sekarang kita gunakan, berasal dari kalender jaman romawi ratusan tahun sebelum masehi. Raja Romawi pertama, Romulus, membuat system kalender untuk menentukan waktu melakukan kegiatan keagamaan serta musim tanam dan panen.
Waktu itu, kalendeer dibuat berdasarkan perhitungan bulan dan bukan matahari. Awal tahun ditentukan bulan Maret dan akhir tahun pada Desember. Kemana Januari dan Februari?
Tidak ada. Januari dan Februari jatuh di musim dingin. Musim dingin tidak penting bagi pertanian.
- Bulan tidak disukai
Nama Februari diambil dari istilah latin Februum yang berarti penyucian. Ini berkaitan dengan upacar penyucian yang diadakan kaum romawi pada tanggal 15 Februari. Jumlah hari dalam setahun juga ditentukan 355 hari. Angka ini mendekati lama waktu peredaran bulan dalam setahun yaitu 354,5 hari. Awalnya, Januari dan Februari terdiri dari 28 hari. Namun, pada masa itu, jumlah ganjil menandakan sial.
- Bulan yang jumlah harinya tidak tetap
Sampai kini, Februari masih tetap dipertahnkan 28 hari. Hanya terkadang, jumlah hari dibulan ini disesuaikan. Paling tidak, 3 kali Februari diatur jumlah harinya. Pada masa ini pula muncul aturan tentang tahun kabisat, yaitu Februari menjadi 29 hari setiap 4 tahun sekali.