Jumat, 07 Mei 2010

Mengolah sinar surya menjadi listrik

Mengolah sinar surya menjadi listrik

Sebenarnya bumi menerima energy listrik sebesar 164 watt setipa meter persegi. Jika energy ini dapat dilah menjadi listrik, kita akan mendapatkan 2 keuntungan yaitu dapat lebih berhemat dan mengrangi polusi.
Kerja sama Photon Electron.
Sinar matahari mengandung banyak unsur, salah satunya adalah photon. Photon membantu menghasilkan energi listrik. Photon yang jatuh bersama unsure-unsur matahari lainnya ditampung leh alat yang disebut sel surya. Jika sinar cukup kuat, phoyon dapat diserap sel surya dengan baik.
Photon diserap kedalam lapisan sel surya hingga menabrak elektronyang berada dalam panel surya. Ketika ditabrak, electron pun lepas dari tampatnya dan bergerak menjadi arus listrik. Panel surya biasanya diletakkan pada tempat yang paling banyak terkena sinar matahari, seperti atap atau halaman rumah. Panel surya diletakkan dengan posisi menghadap matahari. Arus listrik yang terjadi dengan cara seperti ini disebut arus searah. Arus searah yang dihasilkan sel surya tidak dapat langsung digunakan untuk member energy peralatan rumah tangga. Arus searah ini harus diubah menjadi arus blak balik. Ada alay khusus untuk mengubah arus ini, disebut inverter (pembaik). Dari sini, arus listrik lalu dialirkan kejaringan listrik di rumah. Setelah itu, listrik dapat disalurkan ke alat-alat rumah tangga seperti kulkas, lampu, pompa air, dan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar