Jenis televisi ada dua: analog dan digital. Perbedaan antara televise analog dan digital bukan pada televisinya, akan tetapi pada proses penyiarannya, yakni berbentik digital dan analog.
Cara Kerja Televisi Analog
Televise analog adalah televise yang umum kita jumpai saat ini. Disebut analog karena data (isi siarannya) berbentuk analog. Siaran analog dilakukan dengan cara merekam gambar dan suara, lalu mengubahnya menjadi gelombang, kemudian gelombang ini dipancarkan oleh stasiun televisi.gelombang ini diterima antenna televisi dirumah kita. Mesin televise kita lalu mengubah gelombang itu menjadi gambar dan suara yang kita tonton.
Jenis gelombang yang dipancarkan stasiun televisi adalah VHF/UHF. Dalam siaran analog, gelombang ini dipancarkan terus-menerus setiap detik. Jumlah gelombang yang dipancarkan setiap detik menunjukkan kecepatan gelombang itu. Jika dalam satu detik dipancarkan gelombang sebanyak sepuluh kali, maka kecepatan gelombangnya 10 Hertz. Hertz (Hz) adalah satuan ukur kecepatan gelombang.
Cara Kerja Televisi Digital
Pada dasarnya cara kerja penyiaran digital tak jauh berbeda dengan analog. Stasiun pemancar televisi digital juga menggunakan gelombang VHF/UHF, hanya saja isi siarannya dalam bentuk digital.
Penyiaran dalam bentuk digital memiliki banyak keuntungan. Isi siaran dapat dikirim dengan baik meskipun lalulintas gelombangnya sangat padat. Dalam penyiaran analog, semakin jauh kita dari stasiun pemancar, sinyal yang kita terima semakin melemah. Akibatnya, gambar yang muncul [ada televise orang yang tinggal jauh dari pemancar menjadi jelek.
Dalam penyiaran digital, sinyal akan tetap menyampaikan gambar yang jernih sampai batas gambar itu hilang. Jadi, dalam siaran digital, kita tidak akan menemui gambar yang bergoyang-goyangatau tidak jelas. Kita hanya akan menerima gambar yang jernih atau tidak ada gambar sama sekali.
Kelebihan Televisi Digital
Televisi digital memiliki banyak kelebihan. Sinyal digital mampu mengirimkan data (isi siaran) dengan cepat, isinya lebih banyak, dan tingkat kesalahannya sangat kecil. Hal ini membuat gambar yang ditampilkan televisi digital juga lebih bagus. Konon, kualitas gambarnya akan setara dengan kualitas DVD. Suaranya pun akan semerdu CD stereo. Gambar pada televisi digital juga akan tetap jernih dan tidak banyak gangguanmeskipun televisi kita berada dalam mobil yang selalu bergerak.
Dengan sinyal digital, jumlah siaran dapat ditambah lebih banyak. Sebab, satu saluran pada televisi digital dapat diisi 4-6 program siaran. Sinyal digital pun mampu bergerak lincah meskipun lalulintas sinyal siaran sangat padat. Berbeda dari sinyal analog yang memerlukan jalan yang lenggang untuk melaju kencang.
Sabtu, 27 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Terimakasih atas postingnya
BalasHapus