Sabtu, 27 Februari 2010

ASAL MULA PULAU

Menurut astronom, ada sebuah bintang yang meledak di alam semesta. Ledakan bintang melemparkan serpihan atom di alam semesta. Atom yang terlempar sangat bermacam-macam yang terdiri dari atom hydrogen, karbon, nikel, besi, timah, emas, dan lain-lain.

Atom-atom di alam semesta lalu berkumpul menjadi debu. Debu kemudian memadat menjadi bola. Saat memadat, debu besi turun karena debu besi lebih berat daripada debu lain. Debu besi akhirnya memadat,menjadi pusat atau inti bola bumi. Besi padat di pusat bumi sangat panas, mencapai 6600 derajat celcius. Menjadi sangat panas karena inti bumi ditekan lapisan debu lainnya yang mempunyai ketebalan 700 killometer.

Debu yang lebih ringan berada di permukaan bola bumi dan lama-lama akan menjadi tanah. Tanah lalu menjadi batu yang keras. Tanah dan batuan keras inilah yang disebut pulau, benua, daratan, atau lempeng benua. Oleh karena itu ditemukan nikel, timah, emas dan besi.

Sampai sekarang bumi tetap dihujani bermacam-macam debu dari alam semesta. Dan debu besi tetap turun ke perut bumi sampai kini. Oleh karena itu permukaan bumi selalu bergeser secara alami. Kita tidak dapat merasakan pergeseran tanah ini, karena debu besi hanya bergeser 2 sentimeter selama 100 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar