Jumat, 12 November 2010

Speech Synthesis

Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan berdasarkan diskusi manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer, dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) ialah sistem yang merubah bahasa normal menjadi bahasa pembicaraan.

Pidato buatan dapat dibuat dengan potongan-potongan concatenating pidato yang direkam disimpan dalam database. Sistem berbeda dalam ukuran pidato yang disimpan, dan sebuah sistem yang menyimpan telepon memberikan rentang output terbesar, tetapi mungkin tidak begitu jelas.
Untuk keperluan khusus domain, yang bertugas menyimpan seluruh kata-kata atau kalimat memungkinkan untuk menghasilkan output yang berkualitas tinggi.
Synthesizer dapat menggabungkan sebuah model dari sistem vokal dan karakteristik suara manusia lain untuk membuat yang benar-benar “sintetik” dan mendapatkan output suara. Kualitas synthesizer pidato dinilai oleh kesamaan dengan suara manusia dan kemampuannya untuk dipahami. semua dimengerti text-to-speech program yang memungkinkan orang-orang dengan gangguan visual atau membaca untuk mendengarkan karya-karya tulis di komputer rumah. Banyak sistem operasi komputer yang memungkinkan terdapat alat bicara sejak awal 1980-an.

A text-to-speech system (atau “mesin”) terdiri dari dua bagian yaitu front-end dan back-end.
Front-end memiliki dua tugas utama. Diantaranya mengubah teks mentah berisi simbol seperti angka dan singkatan menjadi setara dengan penulisan kata perkata. Proses ini sering disebut normalisasi teks, pra-pengolahan, atau tokenization. Front-end kemudian menetapkan transkripsi fonetikuntuk setiap kata, dan membagi dan menandai teks ke prosodic unit seperti frase dan kalimat. Proses transkripsi fonetik untuk menetapkan kata-kata ini disebut teks-ke-fonem atau grafem-ke-fonem konversi. Fonetis transkripsi dan informasi ilmu persajakan bersama-sama membentuk representasi simbolik yang linguistik output dengan front-end. Back-end-sering disebut sebagai synthesizer-maka mengubah representasi linguistik simbolik menjadi suara.

Sumber:
http://zainuliman.blogspot.com/2009/11/fitur-pada-antarmuka-telematika.html

http://www.fun2be.co.cc/2010/10/speech-synthesis-tulisan-minggu-1.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar